Senin, 04 Februari 2013

TIPS MENEKAN MORTALITAS (KEMATIAN) BIBIT IKAN (LELE, GURAME, NILA DSB) DI MUSIM PENGHUJAN DENGAN MEMANFAATKAN AZOLLA MICROPHYLLA



TIPS MENEKAN MORTALITAS (KEMATIAN) BIBIT IKAN (LELE, GURAME, NILA DSB) DI MUSIM PENGHUJAN DENGAN MEMANFAATKAN AZOLLA MICROPHYLLA

PERSIAPAN KOLAM:

 
1.       Isi kolam dengan air bersih/baru. Air jangan terlalu dalam, cukup 40-60cm, hal ini agar sinar matahari yang kurang kuat karena mendung bisa tembus sampai dasar, sehingga penyakit/jamur tidak tumbuh subur.
2.       Pupuk air kolam dengan larutan hasil fermentasi dedak/bekatul. Bahan: 1 sendok makan ragi roti (fermipan) dicampur air 1 liter, dedak 1kg (cukup utk luas kolam 10-20m2). Caranya: masukan semua bahan kedalam ember, aduk sampai rata lalu tutup rapat-rapat dan diamkan selama 10-12 jam. Setelah itu diperas dan disaring airnya. Kocorkan secara merata ke seluruh kolam.
3.       Kocorkan probiotik merk apa saja sesuai dosis.
4.       Masukkan bibit azolla microphyla 1 kg atau lebih banyak lebih baik.
5.       Tunggu minimal 1 minggu, atau sampai azolla microphyla tumbuh berkembang hingga hampir menutupi seluruh permukaan kolam. (jika azolla bisa tumbuh bagus menunjukkan air kolam sehat  dan subur, tapi jika ternyata malah mati, berarti air kolam kurang sehat)
6.       Setelah itu masukkan bibit ikan, yang bagus adalah ketika pagi/sore hari, dan jangan langsung dimasukkan, tapi adaptasikan dulu suhu air kolam dengan air di wadah bibit agar menjadi sama. Caranya dengan diapungkan diatas kolam minimal selama 15menit. Setelah itu baru bibit dimasukkan ke kolam.
7.       Biarkan selama 3 hari, tanpa diberi pakan pelet. Bibit akan menyantap pakan alami, seperti plankton, akar azolla, kutu air, jentik dsb.
8.       Jika nampak ada bibit yang kelihatan sakit, kocor kolam dengan air fermentasi dedak dan probiotik seperti pada point 2 dan 3. Tapi jika bibit nampak sehat-sehat maka tidak perlu dikocor lagi.
9.       Setelah 3 hari, pindahkan sebagian azolla microphyla ke kolam kosong. Agar bisa berkembang lagi, karena jika tidak diambil, maka akan habis dimakan ikan.
1.   Setelah itu bibit baru diberi pakan pelet sedikit demi sedikit.

PERSYARATAN KOLAM: (MUTLAK TIDAK BISA DITAWAR)

-          Kolam harus cukup sinar matahari min 6 jam. Tidak boleh teduh. Jika teduh akibatnya adalah jamur dan penyakit akan tumbuh subur, azolla lambat pertumbuhannya bahkan malah mati.
-          Ketika hujan kolam harus ditutup, bisa menggunakan terpal/plastik/piber/seng. Jika menggunakan terpal/seng yg tdk tembus cahaya, maka harus dibuka ketika hari terang agar sinar matahari bisa masuk. Jika ketika hujan tidak ditutup akibatnya adalah suhu air berubah ekstrim, Ph air berubah, plankton banyak yang mati, ikan stress yang akhirnya banyak yang mati.

Fungsi dikocor fermentasi dedak:
-          Menyuburkan air kolam, menstabilkan Ph air, mengobati bibit ikan yang luka, stress, sakit karena jamur dsb.

Fungsi dikocor probiotik:
-          Menyuburkan kolam, plankton, pakan alami, membantu mengatasi bibit yang stress, menstabilkan Ph air kolam dsb.

Fungsi azolla microphyla:
-          Menyuplai oksigen terlarut dlm air (kekurangan oksigen menyebabkan ikan stress yang berujung kematian)
-          Menstabilkan suhu air (perubahan suhu air yang ekstrim bs menyebabkan kematian masal) krn itu harus selalu stabil.
-          Pada akar azolla microphyla banyak menempel pakan alami seperti plankton, kutu air, dan bakteri-bakteri yang menguntungkan.
-          Azolla microphyla merupakan pakan alami yg mengandung protein tinggi, sehingga meningkatkan kekebalan terhadap penyakit.
-          Dan masih banyak manfaat lainnya.

SELAMAT MENCOBA... SEMOGA SUKSES...
JIKA TERNYATA MASIH BANYAK BIBIT YANG MATI, MAKA ADA KEMUNGKINAN MUTU BIBIT KURANG BAGUS, CARA PENANGKAPAN YANG KASAR ATAU CARA PENGANGKUTAN KURANG HATI-HATI ATAU KARENA FAKTOR YANG LAIN.